Saturday, July 9, 2016

My Korea Trip Part 1

Helloooo.
Kali ini gue mau sharing pengalaman trip ke Koreaaa. Yuhuuu. Gue bakalan cerita mulai dari persiapan sampai perjalanannya.

Persiapan

Well, yang pasti harus disiapin:
1. Itinerary yang matang. Well, banyak lah yg bisa dicontek. Jangan lupa save peta atau download aplikasi MRT karena MRT nya ribets bangettt. Oiya, website pariwisatanya South Korea atau Seoul juga mayan buat jadi referensi kayak di sini dan sini. Banyak banget fasilitas yg bisa kita pilih sblm berangkat, kayak free tour guide, sewa telepon, dan tourism pass. Yang gue urus dari sini kemarin cm telepon karena setelah gue hitung2, roaming Telkomsel masih affordable dan murah. Yang oke sbnrnya sewa wifi atau beli kode wifi (karena wifi ada dimana-mana bangett). Sama kemarin beli tiket Korail pass (kereta kecepatan tinggi). Buat yang ramean, Korail pass ini mayan bangettt.
2. Kostum yang sesuai dengan musim. Referensi bisa liat di sini. Gue kemarin dateng pas spring. Dan spring itu dingiiiin guys. Kalau lihat di panduan, cukup pke cardigan. Ternyata salah besar, karena di sana sempet minus 5. OMGGGG banget. untung bawa scarf, sarung tangan, jaket sweater. Kalau siang sih mayan sbnrnya. Cm kalau pagi dan malam, duhh tobat.
3. Pesan tiket pesawat dan penginapan. Kalau jauh hari, pasti bisa lebih murah. Hunting di travel fair juga seru. Best period nya April - Oktober. Di luar itu, hotel dan tiket agak murah, cm konsekuensinya bbrp objek wisatanya tutup (gue gak smpet liat Banpo Bridge karena harus milih cherry bloom or jembatan hiks :'(  ).
Gue kemarin naik Asiana. Pesawatnya enak, dan airbus jadi goncangan relatif gak berasa. Jangan lupa isi keterangan Muslim Meal yaa, terutama buat nanti pulangnya. Sementara gue nginep di Lee&No Guesthouse. Pesannya sih lwt Agoda karena waktu itu promo. Cm keren banget, mereka langsung hubungi gue personal setelah gue pesan dan dikasi bbrp panduan menuju hostelnya via Yutub. Hostelnya minimalis dan bersih bangettt. Walau daerah Hongdae, cuma hostelnya ada di daerah yg sepi, jadinya tidur bisa nyenyak dehh.
4. Visa. Setelah pny hostel dan tiket, urus visa dehh. Ngurus visa sendiri gampang kok. Linknya berikut: Visa Korea. Jadinya juga cepat, cuma 4 hari. Hmmm dokumen standar sih kebanyakan. Kalau yg perlu agak effort ya print tabungan 3 bulan terakhir (kalau baca-baca, amannya saldo minimal jumlah hari dikali Rp 1 juta. Perkiraan pengeluaran perhari gtu deh). terus buat pegawai, bikin surat keterangan bekerja atau bisa juga bikin surat keterangan dari bank. Salah satu aja. Bikin surat keterangan bank biayanya sekitar 500 ribu, dan bisa cepat kalau diurus di kantor cabang bank. Mendingan sihh ke kantor aja, gratiiissss hehehe.

Arrival

1. Dateng via Incheon International Airport. Awalnya deg-degan karena Korean terkenal nggak bisa bahasa inggris dan punya huruf sendiri. Mengerti dan bisa baca pun masih bikin deg-degan. Tapi ternyata, semuanya gampaaaang. Semua petunjuk di bandara pun kece dehh nggak pake bingung. Agak antri aja pas antri imigrasinya. Sampai di baggage claim, tas pun sudah siap diambil.
2. Habis baca-baca dan riset sebelum berangkat, yang harus dilakukan adl beli kartu T-money supaya menjelajah naik MRT jadi lebih nyaman. Cari aja convenience store apapun, mereka jual T-money itu. Isi aja skalian minimal 10.000 won. Oiya, kalau beli Korail pass, bisa diclaim di counter mereka sesuai dengan rute yang kita pesan. Mau nambah rute juga bisa.
3. Berhubung turun di Hongdae alias Hongik Univ. jadinya pilih airport train yang berhenti di setiap stasiun. Tadinya pengen yg langsung sampai di Seoul Station. Tapi berhubung koper segede gaban (don't get me wrong, gara2 maskapai Asiana membatasi jumlah koper bagasi maksimal 1 buah, terpaksa deh bawa koper agak gede yg kosong, buat diisi oleh-oleh pas pulang. Anw, petunjuk Airport Train agak2 susah. Intinya cari tanda Airport train, arahnya ke bawah. Di bawah ada bbrp tenant makanan kalau mau skalian sarapan dulu. Maap gak sempet foto-foto karena masih norak hahaha.
3. Langsung deh menuju hostel. Sebelum berangkat, gue udh hapalin video menuju ke sana dari Hongdae. MRT di Korea sungguh jauh lebih kompleks. So, jangan malas-malas riset dan menghapal nomor keluar pintu MRT.
4. Brrrr. Pas sampai, suhu di bawah 5 derajat. Untung perbekalan sudah lengkap. Jadilah kostum tebel. Cuma native yang pke cardigan doang hahahhaa.
Ahjussinya gaya bangett yaaah :) Korean emg stylish bangeeet


Detail Tournya di Next Post yaaahh.

Wednesday, December 2, 2015

psychology session

last week, i got my psychology session for my plan.
tapi mengerikan banget yaa psikologi itu. but somehow, i am happy and the result became my mood booster. the result said:
1. gue orangnya sistematis. kayaknya itu doang deh hal positif yg disebutin.
2. but somehow gak pede dengan diri sendiri. ini BENER bgt lhooo. gue suka bermimpi tapi suka nggak yakin sama diri gue. hasilnya kadang bikin gue males dan akhirnya yaa mimpinya nggak kesampean. makanya kenapa gue suka banget hangout sama org yg positif supaya gue ketularan positif minded nya. nahh psikolog gue nyaranin gue buat look back for what i have got, supaya kita bisa menilai diri kita nggak serendah itu, dan believe in ourselves.
3. gue sensitif bgt dan sangat memperhatikan org. it is truly right! i do look for other people expression and i do ask other emotion of anything. i am quite a follower and ask other first before me. this thing can be my strength as well as my weakness. i do not like to make decision and got frustrated if people betray or ignore my care. hahaha thats why it is easy to make me angry.
4. katanya sih gue orgnya suka mendam emosi makanya psikolog gw ini nanya berkali2 bagaimana gue melampiaskan emosi. yahh i still have my own diary, that become my super secret keeper.
hmm udh sih sebenarnya.
cm gue seneng bgt sih advice jangan underestimate diri sndiri. mungkin karena sering ketemu sama org2 hebat yg emg keren2 bgt, gue jadi suka rada minder dan rasanya gak cukup belajar terus. thank God i am not type comparing to other people, so my stress is not that bad.

udh dulu ahh. see you!

my getaway to Singapore

heihooo mantemaaan.
mau sedikit sharing aj, ttg perjalanan wiken singkat gue ke singapur kmrn.
it was so much fun! hihihihii.

actually, singapore was a nice place to escape for a while, especially you who live in Indonesia. you can take a walk without any worry. can you tell me similar place here?
what i did last vacay:

1. running from clarke quay to marina barrage. you can take MRT to clarke quay then, keep running until marina barrage. the route is clarke quay MRT - boat quay - merlion - marina bay sands - garden by the bay - marina barrage. you can fill yourself with buildings, river, as well as trees. ketika biasanya sibuk, hectic, crowded, it was so silent at the morning.

2. searched for puzzle. i am a puzzle freak since a little. so i did looked in singapura mal. there's a small shop that sell all kinds of puzzle. but actually you can buy it online here: http://www.jigsawpuzzleworld.com.sg/

3. ate the best croissant at tiong bahru bakery. i picked in the orchard in middle of crowd. it was fun!

4. went to cat museum http://thecatmuseum.com.sg/. it purposes is to promote cat adoption rather than cat buying. most of the cats are original breed, or indonesian said kucing kampung. so most of them are pretty active and playing with the guests. cute! it is open only on weekends, meanwhile the cats are get refreshed on weekdays.

5. went to dreamworks exhibition in artscience museum near marina bay sands. i came at the right time when dreamworks came to singapore. love it very very much especially for me who is an animation freak and i really love shrek, how to train your dragon, kungfu panda, and madagascar.
i got to watch the HTTYD movie and you get free popcorn and free pillows. SUPERFUN!

6. i planned to go to chinese garden. but i wake too late hahhaa. so i just met and had breakfast with my friends.

cant wait for my next journey!

Sunday, November 8, 2015

I vow to myself to be happy!

recently I remembered my darkest period, the time when I used to cry in daylight or even late night.
but if i think about myself right now. I am happy. of course still not the fullest. but i can say i am so happy. without anything big missing.
the cute photos I found:


I promise myself to only do things that makes me happy, useful for others, and the best for myself and my family.
thanks for all experience Allah. I am going to be better person, and I will be happy.

Monday, June 15, 2015

Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

hello blog,
kli ini mayan lama gk posting yahh. well, life is a bit hard lately.

bbrp waktu kemarin, sy baca sbuah paragraf yg cukup membuat semangat.
intinya, mau apapun peran kita, tugas kita sbg manusia adalah taat kepadaNya dan menjalankan peran itu dengan baik. menusuk banget rasanya.

sbagai muslim, dan mungkin umat agama apapun, pasti sama-sama menaati perintah Tuhan dan Tuhan akan senantiasa memberi yang terbaik bagi umatNya, dan skenario yg direncanakanNya adalah skenario yg paling baik, beyond our human imagination.
tapi kenapa ya setiap orang masih sj mengeluh. dan begitu juga dengan saya, udh bukan curcol di socmed tapi mengeluh.
kadang malu, tapi kadang sy berharap ada yg menolong saya.
akhir2 kerjaan dikantor begitu berat rasanya. sy kadang sampai lupa, tujuan utama sy untuk mengabdi dan memberikan yg terbaik bagi negara. dan sy tidak tahu bisa seberat ini.
kadang sy ingin memberikan "seadanya" atau "sebisanya". tapi kebiasaan dan ilmu yg sy dapat, sy hanya tahu memberikan yg terbaik.
hal terbaik yg bisa sy lakukan adl mengalokasikan jadwal untuk diri sy dari keseluruhan jadwal sy. olahraga misalnya, sudah sy alokasikan dua kali smggu, dan sy HARUS menaatinya sbagaimana sy menaati jadwal meeting atau jadwal diskusi dengan pimpinan. sy juga tetap harus merencanakan masa depan untuk keluarga dan calon keluarga sy (walau sy sendiri blm pny bayangan spt apa keluarga masa depan sy).
tapi yahh, life is so hard sometimes. the pressure comes from everywhere and whenever.

dan sbagai umatNya, kita ttp harus berpikir positif bahwa smua rencananya adalah rencana terbaik.
kalau dipikir-pikir, smua yg sy dapatkan dan lakukan sekarang sesuai dengan bayangan sy dulu. dulu sy bermimpi dapat berkarya nyata terhadap negeri ini, memberikan kontribusi nyata, bertemu orang dan melaksanakan kegiatan nyata, yg sy yakin dapat mengubah negara ini. it happens right now, and with consequences.
so maybe right now, i just need to imagine what i want to do in the future, and make it happen.

udh ahhh skian dulu yahh. mungkin kapan2 kita bisa diskusi yg agak berat habis ini.

Wednesday, February 4, 2015

amazing yet unforgettable memories

hi blog! long time no see banget yaahh. maaf yahh baru satu bulan di tahun 2015. udh maha rempong. hahaha *lebai. maklum, alhamdulillah dapet mutasi ke Jakarta. busier and i hope happier.
tapi intinya bukan itu sih yg ingin diceritain di sni.
pgn cerita aja ttg pengalaman umroh 9 hari mggu lalu. pgn cepet ditulis supaya nggak cepet lupa.
sharing tentu aja supaya menular keinginannya dan mudah2an dikasih kesempatan untuk mengunjungi tanah suci juga :) berikut hal-hal yang dipelajarin pas di sana:
1. dari umroh, saya belajar bahwa semua yg terjadi di dunia ini adalah atas kehendakNya, atas izinNya, atas perkenanNya. dan semua yg kita perbuat akan mendapat timbalbalik yg sama dengan yg kita lakukan. berangkat umroh pun sy rasa kalau bukan atas izinNya, tidak ada org yg bisa ke sana. Alhamdulillah sy bisa mengunjungi rumahNya, bisa melihat kabah, bisa bertemu orang-orang yang hebat, dan banyak hal menyenangkan selama di sana. smua jadwal lancar aman dan sy alhamdulillah sehat. kalau bukan atas perkenanNya, tidak mungkin ini semua terjadi. every single thing there, made me realize that it was His plan.
2. sy belajar bersabar. SANGAT. bahkan waktu disana, sy rasa cobaan tidak dtg dari orang lain, bahkan dari keluarga kita juga. umroh saja orang yg berada di sana ada berjuta-juta, dengan berbagai background, tujuan, dan kebiasaan. bisa dibayangkan bagaimana ribetnya even di kamar mandi hanya untuk wudhu. tapi lagi-lagi, orang sabar disayang Tuhan. smua perasaan yang kita rasakan di sana ya sudah diatur oleh Allah.
3. magical tanah suci. kadang suka denger kan ya cerita-cerita orang yg menerima ganjaran apa yg dilakukan right on the place. it happened to me. tapi alhamdulillah menyenangkan banget. ada dua hal yang mencengangkan buat saya:
a. saya sempat sebal sekali dengan askar (penjaga mesjid) di sana. jadi sebelum masuk mesjid, smua jamaah dilarang membawa barang-barang yang dirasa akan merusak kekhusyukan seperti pocket kamera, makanan yang berlebihan, dsb. askar (terutama perempuan) sangat strict sekali. kadang bahasanya keras dan sepertinya kasar seperti "haram..haram..". buat sy yg baru pertama kali datang, pasti deg2an dan ketakutan. pdhl sebenarnya sih maksudnya baik. nah, karena sy takut, sy sempat menggumam dlm hati, kok askar galak yahh. lalu siang itu ketika akan zuhur, ketika tas sy diperiksa askar, dy melihat handcream sy. warnanya kuning karena beraroma pisang. lalu (lagi-lagi sepertinya yaa, karena sy tidak bs berbahasa arab) "ini apa?" saya "hand cream" (sambil pura2 mengoleskan ke tangan). lalu dy tersenyum sambil mengucapkan beberapa kata sambil terus mengamati handcream sy. melihat sy kebingungan, dy lalu berbicara sambil mimicking mengoleskan ke tangan dan kaki dan ada kata "hyena" lalu dy menunjuk kerudung dan abyar (gamis) hitamnya sambil menunjukkan saya dan mengucapkan insyaAllah. mungkin hyena juga bisa membantu mengatasi keringnya udara di Arab sana. Hyena adl pacar yang biasa perempuan gunakan di kuku, tapi memang org sana mengenakan hingga telapak tangan dan kaki. dan selebihnya mungkin dy mendoakan sy segera bisa mengenakan hijab ala arab sana, gamis hitam kerudung hitam dan cadar. sejujurnya mengenakan gamis itu menyenangkan. dan smoga segala kontemplasi sy terkait hijab bs segera terselesaikan.
b. suatu hari sy baru selesai menyelesaikan umroh sy kedua, saat itu selesai ashar dan hampir magrib. karena akan sholat, kami buru2 pulang karena ayah sy harus berganti pakaian ihromnya. untung magrib masih terkejar untuk kami sholat di dlm mesjid. setelah sholat, sy masih harus menunggu isya. biasanya sy akan menghabiskan waktu dengan tadarus atau berkenalan dengan jamaah lain. namun waktu itu rasanya lelah sekali dan lapar. pas sekali saat itu sy meninggalkan makanan ringan yg biasa ada di tas, agar tidak terlalu banyak bawaan ketika tawaf sebelumnya. dalam hati sy bergumam "yaAllah sy laper bangeet". lalu seperti sihir, orang di sebelah sy menawarkan biskuit coklat. sy ambil satu, tp dy memaksa sy mengambil dua. lalu ketika sy sedang asik menyantap sambil bersyukur kepadaNya (yaampun lebai banget yahh gara2 kelaperan hehe) ibu2 itu sudah tidak ada. lalu digantikan oleh dua orang, yg setelah duduk, langsung menawari sy cake khas negaranya (mungkin turki). alhamdulillah, hbs makan, sy mengambil air zamzam, dan bisa langsung lanjut beribadat dgn khusuk tanpa kelaperan. well, tanah haram memang magical.
4. beberapa kali berinteraksi dengan warga lokal, tak terbayang dulu perjuangan Rasulullah di sana. perempuannya keras dan agak sulit diatur, sementara lelakinya menyeramkan (yang ini sungguhan, jangan pernah kemana2 sendiri yaa buat perempuan, kalo bisa bahkan dengan mahram lelaki). kalau kekerasan perempuannya itu sy rasakan ketika kami sedang antri untuk masuk raudlah atau jarak antara makam Rasul dan mimbarnya. sholat di sana itu disunatkan dan di sana merupakan tempat yg multazam atau doa yang dipanjatkan di sana diutamakan untuk dikabulkan. untuk perempuan, waktunya limited alias terbatas. jadi bisa dibayangkan kami harus mengantri. tapi sayangnya antriannya dibedakan antara lokal+arabian, dan asia. sudah beberapa kali kami disela antriannya oleh perempuan2. memang esensinya adl hal baik seringkali harus diperjuangkan untuk mendapatkannya. cm itu udh pada tahap barbar dan saling menyakiti. sy sampai merasa, Rasulullah pasti sangat sedih melihatnya. tapi yasudah, sy hanya bs banyak istighfar, berdoa dan berusaha tidak menyakiti saudara lainnya.
5. ketika di sana, harus banyak menolong. karena dengan begitu, Allah akan menolong kita melalui orang lain. apapun dimanapun, tidak hanya di mesjid atau di kabah. alhamdulillah poin ini sudah sy yakini dan insyaAllah sy jalankan kapanpun. karena sebenarnya dlm dunia ini, lebih banyak hal yg tidak bisa kita atur. jadi lebih baik ya berserah. dan sebenarnya buat apa ya hidup tanpa berguna buat org lain. pokoknya latihan berpikir positif setiap saat. ibadah dan berbuat baik di Mekah dan Madinah itu pahalanya berlipatganda dibandingkan jk kita melakukan hal yang sama di selain dua kota itu.
6. di sana, sy juga jadi tersadar untuk terus belajar. menurut sy ibadah umroh tidak hanya sekedar berdoa, bersyukur, mengungkapkan keinginan, bertaubat, tapi juga meningkatkan kualitas intelektual kita. sy rasa sbg manusia, kita harus terus belajar. selama tidak dilakukan di waktu yg salah (misalnya ketika adzan berkumandang, waktu sholat). di sana sy banyak berkenalan dengan org lain. bahasa apa yang mereka gunakan, bagaimana kebiasaan dan budaya di sana, bagaimana mereka biasanya bersikap di dalam mesjid. sy dan keluarga sy akhirnya berkenalan dengan ibu dari maroko yang membuat sy ingin ke sana karena alam dan kainnya yang bagus, bermain dengan alya yg lucu dari mesir (dy bisa menulis dengan menggunakan huruf latin, tapi menulisnya tetap dari kanan ke kiri), bertemu dengan hana dari yordania yang setiap tahunnya pasti umroh dan mahalnya pendidikan pascasarjana di sana, bertemu dengan keluarga yordania lainnya yg amazed dengan tubuh tinggi sy, bertemu dengan ibu pakistan yg ingin membeli mukena dan sajadah sy. hati sy juga hangat melihat bagaimana org berbagi, baik kurma, minuman hangat khas arab, atau sekedar kue ringan. kalau temen2 seneng duduk nongkrong di tpt ngopi sambil memperhatikan org yang lalu lalang, pasti akan sangat senang sekali di sni karena bisa memperhatikan berbagai jenis pakaian dari berbagai negara. yg sy kagumi, bagaimana bisa ya org Arab itu mengenakan kerudung tanpa menggunakan peniti dan sebagainya. asal tp tetep enak dipandang. sy sempat beli kerudung disana dan mencoba menggunakannya. kind of fun. and one of my wishes.
7. dari sana, sy juga akhirnya paham betapa pentingnya pendidikan. bukan pendidikan tinggi gtu yaa. tp pendidikan moral. banyak juga sy rasa org yang mungkin sekolah tinggi tp tidak bs menghargai orang lain ketika di sana, asal sj ketika bersikap dan soktahu. lebih baik orang yang mungkin lebih tidak tahu bagaimana naik eskalator atau menggunakan keran, tp mau bertanya, memperhatikan dan mau belajar. tp bagaimanapun, pendidikan penting agar kita lebih arif dalam bertindak. sy rasa kalau semua sudah memiliki tingkat pendidikan yg baik, banyak hal akan lebih mudah dilakukan ketika di sana.
8. terakhir, sy iri dengan orang yang berbahasa Arab, yang bisa membaca Alquran seperti membaca buku. buat yg pny anak, sy rasa penting deh untuk diajarkan ke anak sejak kecil. agar ketika membaca Alquran tidak kosong, tp juga mengerti maksudnya. dan bisa berkomunikasi dengan orang Arab shg di sana lebih mudah. resolusi sy juga membaca Alquran dengan terjemahannya. karena memang semua sudah tertulis di sana, tinggal maukah kita membacanya atau tidak.

ahh saya sangat bersyukur sy diberikan kesempatan ke sana. smoga sy bisa kembali pada kondisi yang lebih baik lagi (sy iri bagi orang-orang yg bisa tawaf dengan pasangannya hihi). sy sudah rindu dengan birunya langit di sana.

all i could say is Alhamdulillah :)

Monday, December 8, 2014

Build a family

Hi! I just read a good post from my friend.
Itulah Mengapa Allah Menikahkanmu Dengannya 😊

Mungkin suamimu tak pandai berkata.
Apalagi merayu dengan romantisme karya sastra...
Tapi mungkin dengan cara itulah Allah menjaga lisannya...
Menjauhkannya dari fitnah dunia yang tak halal baginya...

Mungkin suamimu tak pandai berkata..
Tapi heningnya menahan kita banyak bicara..
Memutus rantai kalimat sanggahan yang lahirkan perkara..
Sehingga keseimbangan suasana lebih terjaga..

Andai saja Allah ciptakan sebaliknya
Mungkin rumahmu bagai arena tarung laga
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu tak berparas mempesona
Apalagi secantik selebritis di warta berita..
Tapi mungkin lisannya selalu berucap kata mutiara
Yang terpancar dari jiwa yang terjaga...

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin hatimu tak tenang saat jauh darinya
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin suamimu bukanlah saudagar kaya
Yang membawa pulang limpahan laba hasil usaha...
Namun meskipun besarannya begitu sederhana...
Mungkin ia selalu menjaga kehalalan apa yang dibawa..

Mungkin suamimu bukanlah pejabat yang bertahta..
Yang dihormati dan dipuja bawahannya
Tapi mungkin dibalik kedudukannya yang biasa..
Ia mampu menjadi imam bagi keluarga

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin belum tentu ia miliki derajat takwa
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang masakannya selezat pujasera...
Tapi mungkin ia pandai mendidik buah hatinya
Memahat pribadi yang berkarater mulia.

Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang terkadang masakannya itu-itu saja
Tapi mungkin ia pandai mengatur alokasi harta
Sehingga pemberianmu tak terhambur percuma

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin kecintaanmu akan terlalu berlebih padanya...
Melebihi cintamu pada Allah sang pemberi karunia..
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya...

Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya...
Sehingga terlihat kau melakukan semuanya
Tapi mungkin ia sabar membantumu... meringankan pekerjaan rumah tangga..
Sehingga semua terlaksana dengan kerja sama..

Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya...
Sehingga terlihat minim perannya dalam keluarga...
Tapi mungkin ia sangat keras bekerja
Sehingga nafkah telah cukup terpenuhi lewat dirinya...

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin banyak para gadis menanti dipinang menjadi yang kedua
Jika suamimu terlalu sempurna...
Aaa.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya...

Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Tak mampu menyulap rumah menjadi rapi tertata...
Tapi mungkin ia begitu cerdas menguasai matematika...
Sehingga anak yang cerdas dalam eksakta
Terlahir dari rahimnya karena genetika...

Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Menambah sedikit tugasmu dalam membantunya bekerja..
Tapi mungkin ia begitu taat dalam beragama..
Membimbing anak-anak dalam kerangka syariat agama...
Sehingga meringankan kewajibanmu dalam membimbing keluarga

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin engkau merasa tugasmu telah tertunai sempurna..
Cukup sekedar menyempurnakan nafkah keluarga
Aaa..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Percayalah......
Selalu ada kebaikan dalam setiap ketetapan Allah Sang Sutradara
Maka temukanlah sebanyak-banyaknya rahasia dibaliknya..
Agar engkau mengerti mengapa Allah menikahkanmu dengannya...

Jikalau engkau masih sulit menemukan jawabannya...
Gantilah kaca matamu dengan kacamata syukur atas segala karunia...

Adalah hakmu jika engkau berharap Khadijahmu menjadi lebih sempurna...
Asalkan kau siap membimbingnya dengan menjadi Muhammad baginya...


Maaf yaa lg rada mellow 😜