Tuesday, January 29, 2019

Shariah

Had done quick research related to shariah. And I am so impressed with the system.
As expected, Islam teaches us to be transparent and no hidden things. You need to avoid uncertainty, have a clear objective and clear calculation, and the most important thing, honest.

I am fully aware that it is almost impossible to implement shariah in all life aspects. But I am glad we have more shariah choices in saving, financing, and payment.
I like how shariah logic is and it is pretty new even for me.

Hilang Motivasi

Dear blog,

Halo!
Akhir-akhir ini gue lagi hilang semangat dan motivasi, padahal baru awal tahun hahaha. Ngga tau kenapa, pdhl kayaknya ngga lagi banyak kerjaan juga.

Kenapa ya susah banget praktek percaya pada Tuhan Yang Maha Tahu? dan tidak boleh kita berserah selain padaNya?

Akhir-akhir ini juga kepikiran what should I do with my life?
Evaluasi tahunan yang kali ini agak susah dijawab. What do I want for myself, my life? What do I like?
Walau dibalikin ke niat awal gue memilih jalan ini, terkadang susah juga ya mengembalikan jawaban ke niat itu.

Haha udh ah. Mungkin gue kurang tidur aj XX

Bye!

Thursday, December 27, 2018

Content

content 
adjective [ after verb ]
uk ​ /kənˈtent/ us ​ /kənˈtent/
pleased with your situation and not hoping for change or improvement

habis dengerin cerita yang glamorous lifestyle yang ngga pernah gue bayangkan sblmnya. *hbs nonton crazy rich asian, masih aja shock sama yg model bgnian.
terus gue pgn jalan buat merenung hahaha.
alhamdulillah doa gue masih sama. gue pgn bahagia dengan cara yg sederhana. gue pgn bahagia hanya dengan hal kecil, pgn tersentuh dan bersyukur untuk hal-hal yang nggak mahal.

what is more important than being contented with your life?

Monday, September 24, 2018

Dinas

Heyhoo,

Gue lagi keingetan satu topik lagi. Yaitu dinas.

Sebagai pegawai, gue baru aja dituduh suka dinas. I was like "whattt?!"
Gue udh lewat deh masa-masa seneng dinas. Gue dulu udh pernah ngerasain dinas dgn akumulasi waktu di luar kantor gue lebih dari empat bulan dalam setahun. Dari yg super excited dinas, sampe super males dinas dan "plisplis let me work on my desk this week".

Sekarang, gue udh bersyukur banget gue banyak waktu duduk di meja, pny banyak waktu untuk belajar, dan ngerjain sesuatu pelan-pelan.

Dinas itu banyak tanggungjawabnya lagi. Lo dibayar, dikasi uang dinas, pasti dengan ekspektasi kerjaan yang lebih banyak. Jadi kalau dibayarin dinas, jangan lupa tanggung jawabnya. Kalau ada kelebihan waktu, baru deh silakan dipakai untuk sekalian jalan-jalan refreshing.

But anyway, despite my love for traveling, I have no feeling towards dinas. lol.

Bbbyong!

Thursday, August 30, 2018

Self Appreciation

Hi Blog,

Lagi keingetan, jadi pengen nulis satu postingan sblm tidur.
Melanjutkan cerita gue di sini, gue jadi inget kalau gue suka nggak pedean.
Ada aja yg bikin gue nggak pede, pdhl sbnrnya bbrp kali gue merasa pantas untuk hal tsb.

Gue sampai mikir, apa karena gue cwe. Pdhl ortu di rumah selalu encourage gue dan bilang gue itu mampu. Lantas dari mana dan apa asal mula ini semua?

I still do not know the answer. Maybe I set my standard too high and I want to become everything and the best. While actually you only need to be good.

But anyway, sometimes this side of myself got me frustrated. Why I cant believe in myself, when there is no right or wrong and no one is perfect in this world.
I try to rewrite my mind up to this mind and collect my guts to voice my thought. I do believe that we should speak up, and do good things for our society.

Nahh sehubungan dengan topik ini, yg bikin gue keranjingan ama grup Kpop baru, yaitu BTS (yes! that one!), gegara campaign Love Yourself nya. Banyaaaak bgt lagunya yg bikin kita mikir, reflect in life. do I already love myself? Am I ready to love anyone else?
This song by Jin is like a relief song for me. I feel like why I cant love myself completely. Kenapa gue suka nggak pede dgn penampilan gue, kemampuan gue, atau kenapa gue terganggu dengan perkataan kecil org2. I do my best and thats all.

Tapi yaah, drpd overconfidence, i think its good to work on myself.

This is the video, hope you enjoy like how I enjoy this much.

And after this, I want to learn how to appreciate myself. I had did well and let's work hard again.

Bbyong!!

Thursday, May 3, 2018

Hikmah Hukuman Jaman SMA

Halooo,

Besok deadline paper. And here I am, blogging unnecessary things hahhaa.

Gue lg keinget sama hukuman jaman SMA dulu.

Dulu ada jenis hukuman yg paling gue benci, yaitu satu orang berbuat salah, semua (teman satu kelas atau satu asrama) salah.
Dulu gue benciiii banget hukuman ini. Gimana enggak, misalnya gue udh siap2 makan pagi sejak subuh dan udah rapi siap ke RKB jam 6 pagi. Taunya ada yg telat gara2 mandi atau ketiduran, jadinya kita semua telat (yahh maklum kalau berangkat ke ruang makan harus bareng2). Rasanya jadi percuma bangun pagi, siap2, kalau akhirnya cuma dapet waktu makan 5 menit. (habis itu, waktu makan kudapan jadi ditunggu-tunggu banget).

Gue selalu merasa kayak gni penting sih, tapi nggak daily basis jugaaa. Temen2 telat juga wajar aja sih sbnrnya, kdg karena antri kamar mandi, atau ketinggalan barang, atau apalah gtu. Makanya walau awal2 gue sering kesel, lama2 sih yaudahlahh. Dan gue pun cuma berharap gue nggak membuat temen2 gue nunggu gue. (and I think I am pretty success).

Tapi ternyata, hikmah hukuman ini baru gue pahami bertahun2 kemudian.

Ketika lo hidup bermasyarakat, ternyata apapun yg lo lakukan di jalan, di kantor, di rumah, dimanapun, berdampak ke orang lain. Makanya kalau udh sadar akan semua konsekuensi yg lo lakukan, harusnya lo bisa considerate thd orang lain dan meminimasi hal-hal yg bisa menyusahkan orang lain. Kalau istilah orang Jepang, be mindful of others.

Dan lo harus considerate thd orang lain, SETIAP HARI tanpa henti. Ketika lo sadar bahwa smua yg lo lakukan itu memberi dampak pd orang lain, lo akan bersungguh-sungguh akan smua hal yg lo lakukan. Gimana cara lo berbicara di tempat umum akan mengganggu orang atau nggak, gimana cara lo jalan akan menghalangi orang lain atau nggak, gimana klo lo males ngerjain kerjaan lo bakal nyusahin divisi lain atau nggak, dan sebagainya.

Yang gue maksud bukan manusia nggak boleh berbuat salah ya. Dengan consideration aja gue yakin bnyk hal yg lo lakukan akan diintepretasikan dengan pandangan yg berbeda sama orang lain. Tapi ketika lo udh berusaha, dan selalu berusaha memperbaiki diri, I think that matters the most.

Well, minusnya, ketika orang lain nggak menghargai effort lo, mungkin lo akan kesel setengah mati. Karena mikirin diri sendiri aja kadang udh susah, ini lagi disuruh mikirin orang lain. Terus orang lain seenaknya aja ignore effort lo.

Tapi percaya deh (gue pun sedang sambil meyakinkan diri sendiri). Ketika lo berniat baik thd orang, mencoba menghargai orang lain, pasti ada hal baik yg lagi menunggu kita.

Karena manusia diciptakan tidak hanya satu atau dua, tidak berjauh-jauhan, dan tidak satu pikiran.
Karena Gusti Allah Maha Tahu dan Dia tidak pernah tidur.

Monday, April 23, 2018

Exactly a Month Left

Well,

In a month, it will all over.

I will not forget the feeling of living my dream. The good rest from a monotonous life.

It will all over. Just like everything that has a begin, it has an end.

Sad but excited at the same time.

I always excited what life would take me to. Plus I will be with my friends and family again. Plus I will do what I want to do. Plus I can eat whatever I want to eat (lol).